Rapat manajemen · Rencana 2027

HODY 2027:
Tumbuh yang Menghasilkan Uang

Tahun depan kita tidak akan mengejar omzet dengan membakar iklan. Kita akan membuat setiap rupiah penjualan benar-benar meninggalkan laba di kas perusahaan.

Rp30,1 MTarget realistis (+11%)
Rp34,0 MTarget optimis (+25%)
Rp1,9–2,8 MLaba bersih yang kita kejar
Ahmad Sirojudin Hikam · Head of Digital Sales HODY · Data per 24 Oktober 2026
HODY
Yang perlu kita akui dulu

Pembeli kita ada. Yang bocor adalah cara kita menghasilkan uang dari mereka.

Rp246 jt
Laba Jan–Sep 2026 dari penjualan Rp21,1 miliar. Dari setiap Rp100 yang masuk, kita hanya menyimpan Rp1,2.
5 dari 9
bulan tahun ini kita tutup dengan rugi.
+17%
kenaikan penjualan Mei–Okt dibanding tahun lalu. Pasarnya tidak masalah.

Pengalaman saya mengatakan begini

Hampir semua brand online yang macet di omzet puluhan miliar mengalami hal yang sama: penjualan naik, iklan naik lebih cepat, lalu laba hilang di tengah jalan. Menambah anggaran iklan terasa seperti solusi, padahal itu yang membuat lubangnya makin besar.

Jalan keluarnya tidak glamor: rapikan harga dan margin, disiplinkan iklan, bangun mesin penjualan yang tidak bergantung pada iklan (affiliate, live, pelanggan lama), dan baru setelah itu kita tancap gas.

2027 adalah tahun kita membereskan mesin, sambil tetap tumbuh.

Sumber: Laporan Laba Rugi PT PGN (HODY) Jan–Sep 2026; Database BI 2023–2026
HODY
Lima tahun terakhir

Kita tumbuh 13 kali lipat dalam dua tahun, lalu berhenti — sementara iklan terus naik

Iklan tambahan sudah tidak balik modal

Tahun ini kita menambah iklan sekitar Rp460 juta, dan penjualan hanya bertambah sekitar Rp980 juta. Setiap Rp1 iklan tambahan menghasilkan Rp2,1 penjualan, padahal kita butuh minimal Rp3,2 hanya untuk impas.

TikTok menutup lubang Lazada

Lazada turun dari Rp6,0 M ke sekitar Rp0,9 M. TikTok naik dari Rp2,6 M ke sekitar Rp7,1 M. Hasilnya: kita sibuk tumbuh di satu tempat hanya untuk menambal kebocoran di tempat lain.

Pelajarannya: pertumbuhan berikutnya tidak bisa dibeli dengan iklan.

Sumber: HODY Business Intelligence Database 2023–2026 (omzet Seller Center, tanpa Mitra). 2026 = aktual + perkiraan.
HODY
Garis yang menentukan untung atau rugi

Di bawah Rp2,2 miliar sebulan, HODY pasti rugi. Di atasnya, baru kita bernapas.

Rp326 jt
biaya tetap kita setiap bulan, laku atau tidak laku
15,1%
sisa dari setiap penjualan setelah barang, marketplace, iklan, dan kirim

Rumusnya sederhana: Rp326 jt ÷ 15,1% = Rp2,2 M. Kalau sisa per penjualan kita naikkan ke 22–24%, garis impasnya turun ke sekitar Rp1,6 M. Bulan sepi pun tidak lagi rugi.

Sumber: Laporan Laba Rugi PT PGN (HODY) Jan–Sep 2026 (omzet kotor, Excel)
HODY
Membedah setiap bulan

Bulan rugi bukan nasib buruk. Penyebabnya bisa ditunjuk satu per satu.

Juli: rugi Rp322 jt

Penjualan turun 39% dari Juni, tetapi iklan tetap Rp408 jt dan margin barang anjlok ke 47,9%. Kalau iklan ikut turun ke 13%, rugi berkurang Rp162 jt.

Maret: THR

Rp125 jt dibebankan sekaligus. Tanpa itu, Maret hampir impas.

September: contoh yang benar

Margin 57,3%, iklan 12,9%, marketplace 16,1%. Ini pola yang harus kita ulang.

Dampak tiap faktor terhadap laba bersih dibanding bulan rata-rata Jan–Sep 2026 (laba rata-rata Rp27 jt/bulan). Rp juta.
HODY
Target 2027

Dua angka: yang kita janjikan, dan yang kita kejar kalau semua berjalan baik

Realistis · komitmen
Rp30,1 M +11%
Laba bersih Rp1,9 M (6,4%). Ini angka yang saya pertanggungjawabkan ke pemilik.
Optimis · dikejar
Rp34,0 M +25%
Laba bersih Rp2,8 M (8,4%). Dibuka hanya kalau Q1 membuktikan mesinnya bekerja.

Rp43 M tidak saya pakai. Sejak 2024 kita belum pernah tumbuh lebih dari ±4% setahun — target yang tidak dipercaya tim justru merusak disiplin.

Basis: omzet kotor Laporan Laba Rugi (penjualan − retur − diskon, sebelum biaya marketplace), termasuk B2B/Mitra. 2026 Okt–Des = perkiraan.
HODY
Rincian dua target

Selisih Rp3,9 miliar antara realistis dan optimis datang dari tiga hal: TikTok, pelanggan lama, dan B2B

Rp miliar2026RealistisOptimisApa yang harus terjadi untuk optimis
Shopee~24,717,318,2Konversi naik ke 1,3%, AOV Rp155 rb
TikTok Shop8,210,3350 affiliate aktif, live Rp1 jt/jam sejak Q2
Website & WA1,21,725.000 kontak CRM, repeat +8 poin
Lazada & Tokopedia0,80,8Tidak dikejar
B2B / Mitra~2,52,53,02 klien korporat tetap per bulan
Total omzet~27,230,134,0
Laba & kesehatanRealistisOptimis
Margin kotor marketplace56–58%56,5–58,5%
Iklan & marketing12,0%11,9%
Sisa per penjualan (CM3)22,5%23,9%
Biaya tetap / bulanRp335 jtRp350 jt
Titik impas / bulanRp1,6 MRp1,6 M
Laba bersihRp1,9 MRp2,8 M
Margin bersih6,4%8,4%

Pindah ke target optimis jika Q1 ≥ Rp7,5 M, sisa per penjualan ≥21%, dan pembatalan TikTok ≤10%. Diputuskan di review akhir Maret.

Rincian 2026 per channel belum tersedia di basis Excel; Finance memecahnya mulai November 2026.
HODY
Peran setiap channel

Shopee kita jaga labanya. TikTok dan pelanggan lama menjadi mesin pertumbuhan.

Shopee — sapi perah, jangan diperas

Rp17,3 M. Sekitar 320 pesanan sehari, 530 di bulan Juni. Kita tidak menambah iklan; kita menaikkan konversi, AOV, dan laba per pesanan.

TikTok — mesin baru

Rp8,2 M. Bukan dari iklan, tetapi dari 280 affiliate aktif dan 200 jam live sebulan. Harga TikTok tidak boleh lebih murah dari Shopee, karena margin di sana sudah lebih tipis.

Pelanggan lama & B2B — yang paling murah

Website + WhatsApp Rp1,2 M dari pembeli ulang, tanpa biaya marketplace. B2B Rp2,5 M dari pipeline terjadwal, margin minimal 25%.

Target realistis. Rata-rata ±Rp82 juta omzet per hari.
HODY
Ke mana perginya uang kita

Dari setiap Rp100 penjualan, laba kita akan naik dari Rp1,2 menjadi Rp6,4

Pos terbesar yang bisa kita kendalikan: iklan

Turun dari Rp16,7 menjadi Rp11,0 per Rp100 penjualan. Ini bukan memotong pertumbuhan; ini berhenti membayar penjualan yang sebenarnya akan datang tanpa iklan.

Biaya wajib marketplace tidak kita lawan

Di Shopee, admin, layanan, dan proses pesanan sudah 18%. Itu biaya berdagang. Kita masukkan ke harga, bukan kita potong.

Patokan iklan

Setiap kampanye minimal menghasilkan Rp7–8 penjualan per Rp1 iklan. Di bawah itu, kita sedang membeli omzet dengan laba.

Aktual: Laporan Laba Rugi Jan–Sep 2026. Rencana: P&L 2027 target realistis (termasuk B2B Rp2,5 M dengan margin kotor 30%).
HODY
Menaikkan margin tanpa membuat pelanggan kabur

3,5 poin margin dari empat langkah — nilainya sekitar Rp1 miliar laba kotor

LangkahPoinKapan
Kurangi diskon dari harga coret
Diskon Shopee di Mei rata-rata 55%. Turunkan 2–3 poin, harga tampilan tetap sama.
+1,5Uji Des, penuh Mar
HPP −3% di 20 SKU teratas
Negosiasi volume, samakan komponen, siapkan makloon cadangan.
+1,0Q1
Bundling & bersihkan SKU
Tas + dompet. SKU yang terus rugi dihentikan.
+0,6Q2
Hero tidak didiskon di hari biasa+0,4Jan

Aturannya: kalau setelah 14 hari kontribusi harian SKU turun lebih dari 5%, harga dikembalikan.

Margin kotor marketplace. Optimis mengasumsikan tambahan +0,5 poin dari mix produk premium.
HODY
Disiplin iklan

Anggaran iklan Rp3,3 miliar. Uangnya mengikuti kampanye yang menghasilkan laba, bukan yang ramai.

PosRp jutaPorsi
Iklan Shopee1.24045%
Iklan TikTok (GMV Max)69025%
Meta — dipotong ±60% sampai terbukti37013%
Sampel creator & KOL2007%
Konten & kreatif1405%
CRM, WA, lainnya1204%
Anggaran dasar (10%)2.760100%
Cadangan, dilepas kalau laba sehat550

Setiap Senin, semua kampanye diberi nilai

ASisa ≥20%, stok amanTambah 20% per minggu
BSisa 12–20%Tahan, ganti materi
CSisa 0–12%Batasi, uji ulang
DRugi 7 hariMatikan, pindahkan ke A

Satu aturan yang paling penting: iklan minggu ini maksimal 12–13% dari penjualan minggu lalu, kecuali tanggal kembar. Bulan sepi, iklan ikut turun. Itu yang tidak kita lakukan di bulan Juli.

Komisi affiliate dipotong saat pencairan dana dan tercatat sebagai biaya marketplace, jadi tidak masuk tabel ini.
HODY
Membangun ulang TikTok

TikTok tumbuh dari orang yang menjual untuk kita, bukan dari iklan yang kita bayar

Rp310 jt
per bulan dari 280 affiliate aktif
Rp175 jt
dari 200 jam live
Rp200 jt
dari konten toko + GMV Max

Aturan mainnya

  • Komisi naik bertahap: 10% → 12% → 15% untuk 20 creator terbaik
  • 150 sampel sebulan. Tidak posting dalam 14 hari, tidak dapat sampel lagi
  • Live dua sesi sehari, enam hari seminggu
  • Pembatalan TikTok sekarang 24%. Target: ≤10% di Q1, ≤8% di Q3
Target optimis TikTok Rp10,3 M membutuhkan 350 affiliate aktif dan live Rp1 jt/jam sejak Q2.
HODY
Kalender 2027

Tahun kita ditentukan tiga musim. Stok untuk setiap musim harus dipesan jauh sebelumnya.

PeriodeRealistisOptimisMomenProduk fokus
Jan–Mar6,9 M7,8 MRamadan ±8 Feb, Lebaran ±10 MarSelempang pesta, hampers, hero + dompet
Apr2,2 M2,5 MPasca-Lebaran, 4.4Warna baru; tekan biaya
Mei–Jul9,5 M10,7 MBack-to-school, 5.5, 6.6, 7.7Zada, Zanee, Namira, ransel laptop
Agu–Sep4,7 M5,3 M8.8, 17 Agustus, 9.9Totebag kampus, selempang mini
Okt–Des6,8 M7,7 M10.10, 11.11, 12.12Gift set, bundling hadiah, tas travel

Kapan PO produksi harus keluar

Ramadan5 Des 2026
Back-to-school15 Mar 2027
9.9 & 10.101 Jul 2027
11.11 & 12.121 Sep 2027

Terlambat PO berarti kehabisan hero di puncak musim — kerugian yang tidak bisa dikejar.

Asumsi lead time makloon 45 hari. Tanggal hari besar keagamaan 2027 masih perkiraan.
HODY
Hasil akhirnya di laporan laba rugi

Target realistis menghasilkan Rp1,9 miliar laba; optimis Rp2,8 miliar

Rp jutaQ1Q2Q3Q4RealistisOptimis
Omzet kotor6.9368.9637.4316.77030.10034.003
Laba kotor3.7224.8984.1013.75216.47318.765
Biaya marketplace(1.306)(1.726)(1.409)(1.272)(5.713)(6.201)
Iklan & marketing(820)(1.001)(783)(707)(3.310)(3.682)
Packaging & kirim(158)(208)(170)(154)(690)(744)
Sisa per penjualan (CM3)1.4371.9631.7391.6196.7598.138
Biaya tetap, penyusutan, lain-lain(1.077)(1.077)(1.077)(1.077)(4.308)(4.488)
Pajak (asumsi 22%)(79)(195)(146)(119)(539)(803)
Laba bersih2816915174231.9122.847
Margin bersih4,0%7,7%7,0%6,2%6,4%8,4%

Kolom Q1–Q4 = target realistis.

Rp1,9 M
laba realistis setahun, dibanding Rp246 jt selama Jan–Sep 2026 — dengan omzet hanya naik 11%

Inilah inti rencana ini: laba tumbuh jauh lebih cepat dari omzet, karena kita berhenti membocorkan uang di iklan, diskon, dan biaya yang tidak perlu.

Tarif pajak dikonfirmasi konsultan. Angka sebelum PPN; jika PKP, PPN ditambahkan ke harga jual.

Asumsi dari laporan Jan–Sep 2026: biaya marketplace 20–20,7% omzet marketplace, B2B margin kotor 30%.
HODY
Lampu peringatan

Sembilan angka ini memberi tahu kita lebih awal apakah bulan berjalan akan untung atau rugi

IndikatorAmanWaspadaBahayaKenapa saya peduli
Laju omzet bulan berjalan≥Rp2,4 MRp2,2–2,4 M<Rp2,2 MDi bawah garis impas, pasti rugi
Margin kotor≥56%52–56%<52%Yang menenggelamkan Juli–Agustus
Biaya marketplace≤20%20–22%>22%Semua bulan rugi di atas 22%
Iklan & marketing≤13%13–16%>16%Kebocoran terbesar yang bisa kita tutup
Sisa per penjualan (CM3)≥20%15–20%<15%Juli 0,3%, September 25,5%
Biaya tetap≤Rp330 jtRp330–360 jt>Rp360 jtStabil, kecuali THR
Packaging & kirim≤2,5%2,5–3,5%>3,5%Januari dan April jebol
Margin Mitra≥25%20–25%<20%Pesanan besar bisa menipiskan margin
Diskon & retur≤1%1–2%>2%Retur Juli Rp23,9 jt

Aturan saya: dua lampu merah dalam satu minggu berarti bulan itu sedang menuju rugi. Senin pagi kita putuskan apa yang diubah, siapa yang mengerjakan, dan kapan selesai.

Ambang disusun dari pola laba-rugi Jan–Sep 2026; dipasang otomatis di dashboard HODY GRUP.
HODY
Risiko yang sering diremehkan

Kalau HODY wajib PKP dan harga tidak disesuaikan, 11% penjualan kita berubah menjadi utang pajak

1

PPN efektif 11%

Tarif 12% × dasar 11/12 untuk barang non-mewah. Tas Rp199.000 tanpa penyesuaian harga hanya menyisakan Rp179.300 untuk kita.

2

PPh 22 marketplace sudah jalan

Sejak 1 Oktober 2026, Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli memotong 0,5% omzet. Potongan ini bisa dikreditkan, jadi catat sebagai kredit pajak, bukan biaya.

3

Yang kita siapkan

  • Keputusan PKP bersama konsultan paling lambat 30 November
  • Harga jual = harga bersih + PPN
  • Rekening cadangan pajak terpisah (sementara 6% omzet)
  • Pilih makloon yang bisa menerbitkan faktur pajak
Sumber: DJP (pajak.go.id), DDTCNews. Ringkasan manajemen, bukan nasihat pajak.
HODY
90 hari pertama

November kita rapikan angka, Desember kita siapkan Ramadan, Januari kita kunci sistem

November 2026

  • Satu definisi omzet dan laba untuk semua laporan (7 Nov)
  • Hitung untung-rugi 20 SKU teratas (15 Nov)
  • Cari tahu kenapa TikTok batal 24% (15 Nov)
  • Semua kampanye diberi nilai A–D
  • 100 affiliate aktif
  • Keputusan PKP (30 Nov)

Desember 2026

  • PO koleksi Ramadan (paling lambat 5 Des)
  • 2 host live + 1 content creator mulai bekerja
  • Uji kurangi diskon di 5 SKU hero
  • Bundling tas + dompet aktif
  • Halaman 10 produk hero dirapikan
  • HODY GRUP berjalan berdampingan dengan Odoo

Januari 2027

  • Pindah penuh dari Odoo (1 Jan)
  • Stok Ramadan sudah di gudang (20 Jan)
  • 200 affiliate aktif
  • Ukur berapa persen pembeli yang kembali
  • Pembatalan TikTok di bawah 15%
  • Tidak ada fitur sistem baru sampai Maret
Rincian per orang ada di dokumen Blueprint, tab Rencana Eksekusi 2027.
HODY
Orang dan tanggung jawab

Setiap orang memegang dua angka: satu untuk pertumbuhan, satu untuk kualitas

OrangPeranTarget realistis 2027
HikamHead of Digital SalesRp30,1 M; sisa per penjualan ≥18% (H1), ≥21% (H2)
NadiaPIC ShopeeRp17,3 M; sisa per penjualan Shopee ≥20%
NabilaPIC TikTok, Lazada, TokopediaRp8,2 M; pembatalan ≤10%
AidaAds SpecialistIklan ≤12% omzet; ≥60% anggaran di kampanye A
IndahAffiliate & KOL300 affiliate aktif; tiap creator menghasilkan laba
Mba Winnie & Mba DeaSales & CRMWeb & WA Rp1,2 M; B2B Rp2,5 M
RisanGudangHero kosong ≤2 hari/bulan; akurasi stok ≥98%
Finance (baru)Controller & pajakLaba-rugi per channel tiap minggu; cadangan pajak penuh

Bonus yang adil

  • 60% dari angka pertumbuhan, 40% dari angka kualitas
  • Bonus tim: 5% dari laba di atas rencana kuartal
  • Kuartal rugi = tidak ada bonus untuk siapa pun, termasuk saya

Ritme kerja

  • Stand-up 15 menit setiap pagi
  • Review bisnis setiap Senin
  • Review laba-rugi bulanan
Tambahan orang: 2 host live paruh waktu, 1 content creator, 1 Finance controller & pajak.
HODY
Kalau rencana meleset

Kita tahu lebih awal kapan harus menahan, dan kapan boleh menginjak gas

Bertahan
Rp28,5 M
+5% · laba 2–4%

Jika Q1 di bawah Rp6,3 M atau sisa per penjualan di bawah 15%: potong biaya, fokus margin.

Realistis
Rp30,1 M
+11% · laba 6,4%

Rencana dasar. Q1 di kisaran Rp6,6–7,4 M dengan sisa per penjualan ≥18%.

Optimis
Rp34,0 M
+25% · laba 8,4%

Dibuka jika Q1 ≥ Rp7,5 M, sisa ≥21%, batal TikTok ≤10%.

Yang bisa menggagalkan kitaCara kita mencegahnya
Wajib PKP tetapi harga tidak disesuaikanPutuskan sebelum Desember; PPN masuk harga; cadangan pajak terpisah
Godaan menambah iklan saat omzet turunIklan mengikuti penjualan minggu lalu; nilai A–D setiap Senin
Hero kehabisan stok di puncak musimStok aman 30–60 hari; PO ulang otomatis
Pindah sistem mengganggu RamadanUji paralel Nov–Des; tidak ada fitur baru Jan–Mar
Review bulanan: ≥80% target dengan laba sehat → percepat; 50–80% → perbaiki; <50% dua bulan berturut-turut → hentikan.
Yang saya minta hari ini

Tiga keputusan minggu ini, dan rencana 2027 bisa langsung berjalan

1

Sahkan dua target

Realistis Rp30,1 M sebagai komitmen, optimis Rp34,0 M sebagai kejaran. Plafon iklan 12% dan aturan A–D berlaku mulai November.

2

Setujui 4 orang baru

2 host live dan 1 content creator mulai 1 Desember; Finance controller mulai 15 November.

3

Jadwalkan konsultan pajak

Keputusan PKP paling lambat 30 November. PO Ramadan paling lambat 5 Desember.

Omzet membuat kita terlihat besar. Laba yang membuat kita bertahan. Tahun depan, kita kejar keduanya — dengan urutan yang benar.